Ulfatun khasanah

1404010022||jadilah diri sendiri

konfigurasi database ke domain — 15 Juni 2015

konfigurasi database ke domain

Cara Konfigurasi WordPress  Database pada Hosting – Konfigurasi adalah proses untuk menghubungkan database dengan website/blog. Pada file wordpress ada file konfigurasi dengan nama wp-config.php. Itu merupakan file untuk konfigurasi database, yang isinya sebagai berikut:

Gantilah sesuai dengan database yang ada pada hosting. Seperti pada database yang sebelumnya dibuat.

Selesai sudah konfigurasi Database Pada Hosting.

Baca lebih lanjut

cara upload data blog di domain/hosting —
cara mengupload database ke domain —

cara mengupload database ke domain

Langkah-langkah upload wordpress ke server dapat diikuti 2 tahapan, pertama upload database dan kedua upload file-file wordpress, sbb :

1. Export Database dari phpmyadmin localhost anda.

Upload

pilih nama databasenya, kemudian klik “Export”>”Go” lalu akan muncul jendela baru, kemudian klik save.

2. Sesudah di save, buka file dengan ekstensi .sql tersebut dengan notepad kemudian tekan ctrl+ h

Find

3. Klik “Replace All” Baca lebih lanjut

cara mambuat akun di domain dan hosting —

cara mambuat akun di domain dan hosting

langkah langkah Cara Membuat Website Dengan Hosting Gratis berikut ini :
1. Langkah Pertama silahkan menuju link berikut : Klick Disini
2. Setelah itu silahkan anda Pilih Order Sekarang (lihat gambar)
website dengan hosting gratis
3. Tahap selanjutnya silahkan buat akun baru dengan cara mengisi form pendaftaran  dan lengkapi semua yang diminta seperti : Nama anda, Email, Password, pada kotak form pendaftaran.

Baca lebih lanjut

cara menginstal filezilla —

cara menginstal filezilla

Instalasi FileZilla Server di Windows


FileZilla Server berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client. FileZilla bersifat cross-platform (bisa dipakai di berbagai sistem operasi). Software ini memiliki tampilan grafis yang sangat mudah dipahami, disertai fitur-fitur yang akan memudahkan Anda dalam melakukan upload dan download file. Transfer file antar komputer Anda dan server FTP dapat dilakukan secara mudah dan cepat, tinggal drag dan drop, semudah saat Anda mengelola file dan folder di komputer Anda. Sebelumnya, download-lah terlebih pada link ini.

http://www.4shared.com/rar/nT3_WO-_/FileZilla_Server-0_9_36.html Baca lebih lanjut

cara instal wordpress offline — 14 Juni 2015

cara instal wordpress offline

Mengakses localhost/wordpress

1. Setelah file wordpress dipindahkan ke folder htdocs, inilah saatnya kita mulai proses instalasi wordpress. Silahkan jalankan XAMPP seperti dalam tutorial-tutorial sebelumnya, lalu buka alamat localhost/wordpress. Halaman awal proses instalasi wordpress akan tampil di web browser.

Alamat localhost/wordpress ini sesuai dengan nama folder wordpress pada folder htdocs XAMPP. Dalam tutorial sebelumnya, kita men-copy folder wordpress ke dalam htdocs. Anda bebas jika ingin mengubah nama folder ini menjadi nama lain, misalkan: situsku. Maka untuk mengaksesnya di web browser kita menuliskan: localhost/situsku.Dalam tutorial di duniailkom ini, saya tetap menggunakan nama folder standar: wordpress.

2.  Saat mengakses localhost/wordpress, akan tampil halaman awal proses instalasi wordpress:

Cara Menginstall WordPress - Halaman awal proses instalasi

Pada halaman pertama ini, kita bisa memilih bahasa instalasi yang digunakan. Walaupun di dalam list terdapat Bahasa Indonesia, saya akan memilih English (United States). Karena dengan menggunakan menu bahasa inggris, semua pilihan dan pengaturan menjadi universal dan akan terasa familiar jika anda sering menggunakan aplikasi komputer lainnya (Saya tidak bermaksud mengabaikan bahasa indonesia, tetapi karena tutorial dan manual asli wordpress masih menggunakan bahasa inggris, kita ‘terpaksa’ harus familiar dengan menu bahasa inggris).

3. Silahkan klik Continue untuk melanjutkan.

Cara Menginstall WordPress - Halaman awal setting instalasi

4.  Dalam halaman ini, wordpress memberitahu kita untuk menyiapkan 5 daftar informasi terkait database, yakni: nama database, username database, password database, database host, dan table prefix. Kita telah membuat database dalam tutorial sebelumnya, sedangkan untuk nama user, kita bisa menggunakan user root yang telah tersedia di dalam MySQL. Klik Let’s go untuk melanjutkan.

Cara Menginstall WordPress - Halaman Input setting instalasi

Pada halaman ini, kita diminta untuk mengisi 5 informasi mengenai database. Berikut adalah isian yang harus dibuat:

Database Name: wordpress_db. Isian ini harus disesuaikan dengan nama database. Dalam tutorial Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin kita telah membuat 1 buah database MySQL. Jika anda menggunakan nama lain, silahkan menginputnya disini.

User Name:root. Username disini adalah username dari server MySQL. Ketika menginstall XAMPP, secara otomatis akan dibuatkan 1 user MySQL: root. User root sebenarnya adalah ‘user sakti’ di dalam MySQL. User ini bisa melakukan hak akses apa saja. Menggunakan user root sebagai user wordpress biasanya dianggap ‘tidak aman’ karena jika seseorang mengetahui password root, ia bisa menghapus seluruh database yang ada (termasuk database lain diluar wordpress_db). Akan tetapi karena kita hanya menginstallnya di komputer sendiri, hal ini tidak menjadi masalah.

Password: ’’ (kosongkan). Password yang diminta disini adalah password dari user MySQL yang akan digunakan untuk mengakses database. Pada saat instalasi XAMPP, user ‘root’ otomatis dibuat tanpa password, sehingga kita tinggal mengosongkan kolom ini.

Database Host: localhost. Database host adalah lokasi dimana MySQL Server berada. Karena kita menjalankan web server apache dan MySQL di dalam komputer yang sama, maka isiannya adalah localhost.

Table Prefix: wp_. Table prefix adalah beberapa karakter unik yang akan ditambahkan pada setiap tabel dalam database MySQL. Table prefix akan berguna jika kita ingin menginstall 2 atau lebih wordpress tetapi tetap ingin menggunakan 1 database saja. Hal ini biasanya diperlukan jika web hosting membatasi hanya boleh membuat 1 database. Untuk situasi ini kita bisa membuat table prefix: wp1_ untuk instalan wordpress pertama, wp2_ untuk instalan wordpress kedua, dst. Karena kita hanya menginstall wordpress di komputer sendiri, silahkan gunakan setingan default, dan jika anda ingin menginstall wordpress lain, kita tinggal membuat database baru.

5. Setelah form selesai diisi, klik tombol Submit.

Cara Menginstall WordPress - Settingan database selesai

Jika tidak ada masalah terkait database, akan tampil jendela baru untuk konfirmasi bahwa wordpress berhasil mengakses database berdasarkan inputan kita sebelumnya. Klik tombol Run the install untuk memulai proses pembuatan tabel wordpress.

6. Setelah wordpress selesai membuat tabel di dalam database MySQL, Langkah selanjutnya adalah menginput setingan terkait situs wordpress.

Cara Menginstall WordPress - Halaman input informasi website

Form ini berisi setingan awal untuk situs wordpress. Berikut adalah penjelasannya:

Site Title: Situsku. Site Title ini akan menjadi judul dari situs wordpress yang akan kita buat. Sebagai contoh, untuk situs duniailkom saya membuat Site Title: Duniailkom. Anda bebas ingin membuat nama apapun dan nanti kita juga bisa mengubahnya lagi. Untuk tutorial kali ini saya menggunakan Situsku sebagai Site Title.

Username: admin_situsku. Username disini adalah username dari administrator website wordpress. Administrator memiliki hak akses paling tinggi di dalam wordpress. Untuk situs ‘live’ usahakan menggunakan username yang susah ditebak, termasuk menggunakan kombinasi angka, karakter, dll. Karena kita hanya menggunakannya di dalam situs offline, saya akan membuat Username: admin_situsku.

Password, twice: qwerty. Kolom isian password disini adalah untuk username administrator diatasnya. Sekali lagi, jika wordpress anda gunakan dalam situs ‘live’, buatlah password yang susah ditebak. Kali ini untuk mempermudah penulisan tutorial, saya menggunakan password sederhana: qwerty.

Your E-mail: situsku@gmail.com. Kolom email ini berisi isian alamat email yang akan digunakan untuk hal-hal darurat, seperti lupa password admin, pemberitahuan penting, dll. Untuk situs ‘live’, silahkan masukkan alamat email aktif anda. Namun karena kita hanya menginstall wordpress bukan di internet, silahkan masukkan alamat email apapun.

Privacy: Allow search engines to index this site. Pilihan privacy ini sepenuhnya hanya digunakan untuk situs ‘live’. Menghapus pilihan ini akan membuat situs kita tidak tampil di dalam pencarian mesin pencari seperti google. Walaupun umumnya setiap pemilik web ingin situsnya tampil di google, untuk beberapa website khusus yang bersifat pribadi/rahasia, anda boleh menghapus pilihan ini. Dalam tutorial ini saya akan membiarkannya dengan setingan default (di-checklist).

7. Setelah semua isian form selesai, akhiri dengan men-klik tombol Install WordPress.

Cara Menginstall WordPress - Proses instalasi wordpress selesai

Apabila seluruh proses tidak ada masalah, akan tampil jendela akhir: Success!

8. Setelah proses instalasi wordpress secara offline selesai, kita bisa mencobanya dengan melanjutkan jendela sebelumnya. Silahkan klik tombol Log in.

Cara Menginstall WordPress - Cara Login WordPress

Jendela Log in yang tampil adalah jendela log in yang akan kita gunakan secara reguler nantinya. Saya akan membahasnya dalam tutorial selanjutnya. Untuk saat ini silahkan masukkan username dan password administrator yang telah kita input sebelumnya, kemudian klik Log In. Dalam contoh kita username adalah: admin_situsku dan password: qwerty.

9. Jika username dan password admin sesuai, akan tampil halaman administrasi wordpress. Selamat! Kita telah berhasil menginstall wordpress secara offline menggunakan XAMPP.

Cara Menginstall WordPress - Halaman awal WordPress

Anda juga bisa mengunjungi alamat: http://localhost/wordpress untuk melihat tampilan website